Engkau Anggap Apa Jilbab Ini? [Bagian 1]

Aku heran mengapa mereka yang sudah memilih hijrah dan berusaha istiqamah mengenakan pakaian syar’i dengan khimar yang labuh kini malah menanggalkan pakaian syar’inya dan malah kembali mengenakan pakaian kekinian sebelum hijrah.

Misalnya dengan kembali mengenakan celana jeans walau bajunya hinga lutut, lalu mengganti model khimar yang sewaktu hijrah labuh hingga menutup seluruh auratnya kini malah hanya mampu menutup kepalanya.

Bahkan yang parah telah berani membukanya di depan umum lebih tepatnya berani tak berjilbab lagi. #Astaghfirullah

Berbagai alasan jika aku bertanya pada mereka “Kenapa sekarang jilbabnya seperti ini?

“Gimana yaa pekerjaan menuntut begini. Disana kerjanya pakai harus celana jadi gimana coba?”
“Terus engkau memilih menanggalkan khimar mu? Melepaskan hijrah dan istiqamahmu?”

“Terpaksa, gimana lagi”
“Kamu harus tahu karena jilbab itu bukan tudung saji yang bisa seenaknya engkau buka dan tutup”

Engkau Anggap Apa Jilbab Ini [Bagian 1]

Engkau Anggap Apa Jilbab Ini [Bagian 1]

Aku sedih karna dengan mudahnya mereka menanggalkan hijrah dan istiqamahnya hanya demi sebuah pekerjaan.
Bukan …

Bukan seperti itu seharusnya.

Taat pada Rabbmu bukan pada Managermu.

Karna yang menghisab di akhirat itu Allah bukan manager.

Menanggalkan hijrah dan istiqamah hanya demi dunia? Pekerjaan? Pacar?

Itu salah dan itu sangat bodoh !!!

Jika engkau berjilbab lebar lalu tak diterima kerja hanya karna jilbabmu maka ikhlaslah karna Allah telah mempersiapkan pekerjaan yang lebih baik lagi.

Jika karna engkau berjilbab lebar dan pacarmu meninggalkanmu BAHAGIALAH karna Allah menjauhkanmu dari orang yang salah.

Dan istiqamahlah dalam kesendirian lewat ketaatan dan Allah akan hadirkan dia yang HALAL untukmu.

Add Comment