Obat Tradisional Atau Jamu Untuk Ternak

Cara Beternak Tradisional. Dengan bekal ilmu pengetahuan pengobatan ternak secara tradisonal, para peternak dapat lebih cepat menangani gangguan dan penyakit pada ternak, sehingga tidak terjadi hal yang berakibat fatal.

penjelasan Cara Beternak Tradisional Dengan

pixabay.com

Selain pertolongan yang lebih cepat, para peternak jauh lebih menghemat biaya perawatan. Karena jika penyakit ternak susah diobati dengan obat tradisional peternak tidak perlu lagi membawa berobat pada dokter hewan.

Jamu atau obat tradisional sebagai pendamping obat bagi ternak sudah sangat lazim dipakai oleh para peternak sekarang ini. Hal itu dikarenakan obat tradisional mudah diperoleh dan juga sedikit lebih murah, serta efek sampingnya relatif tidak ada dibandingkan dengan obat untuk membasmi suatu penyakit pada ternak.

Dengan memanfaatkan obat tradisional atau jamu berarti kita akan tahu cara beternak tradisional serta turut mewariskan warisan leluhur, karena pada dasarnya jamu atau obat tradisonal berasal dari leluhur kita.

Jamu untuk ternak biasanya berasal dari daun-daunan hijau tetapi ada juga yang berasal dari buah dan juga umbi dari tanaman. Obat tradisional ternak diantaranya:

1. Cara Beternak Tradisional Dengan Pepaya

Tanaman pepaya merupakan tumbuhan buah-buahan yang mudah tumbuh diberbagai daerah. Mulai dari daerah pegunungan sampai daerah pantai tanaman pepaya dapat tumbuh dengan baik.

Cara Beternak Tradisional dengan pepaya

pixabay.com

Tumbuhan pepaya adalah tumbuhan berbiji yang memiliki ciri-ciri bijinya berkeping satu atau monokotil, termasuk suku getah-getahan (batangnya bergetah), tubuhnya tegak tidak bercabang, tinggi tubuhnya 2,5 sampai 5 meter.

Batang bulat berongga dan akarnya tunggang, pertulangan daunnya menjari dan bunganya memiliki mahkota dengan kelipatan lima.

Pada umumnya pepaya dimanfaatkan orang sebagai buah dan pendamping setelah makan nasi, namun belum banyak orang yang tahu bahwa selain diambil buahnya ternyata seluruh bagian dari pepaya juga bermanfaat untuk tradisional atau untuk jamu.

Cara Beternak Tradisional dengan buah pepaya

pixabay.com

Obat tradisional ini tidak hanya untuk manusia tapi juga ntuk hewan, khususnya hewan ternak. Jadi tidak hanya buahnya yang dapat dimanfaatkan, tapi juga biji, akar, dan daunnya untuk dipakai sebagai obt tradisional atau jamu untuk ternak.

a. Daun Pepaya

Manfaat daun pepaya antara lain untuk obat masuk angin atau kembung pada ternak, dan obat kurang nafsu makan. Perut kembung pada ternak biasanya disebabkan karena kesulitan dalam pembuangan dan pengeluaran gas sisa pencernaan.

Cara Beternak Tradisional dengan daun pepaya

pixabay.com

Gejala kembung berupa pembesaran daerah perut atas, gelisah dengan banyak mengeluarkam suara, dan kesulitan bernafas. Jika hal ini dibiarkan bisa berakibat kematian. Untuk penanggulangannya siapkan obat dari daun pepaya yang direbus lama.

Ternak yang tidak mau makan dan lesu karena baru sakit bisa juga diberi obat dari daun pepaya. Aranya daun pepaya ditumbuk sampai halus, campurkan segelas air dan sesendok madu. Peras dan saring tumbukan daun pepaya dan minumkan pada ternak.

b. Akar Pohon Pepaya

Akar pohon pepaya bermanfaat sebagai obat tradisional ternak yaitu untuk obat cacingan dan obat digigit hewan berbisa (ular, kelabang, dan kalajengking), serta bisa juga menolong ternak yang mengalami gangguan saluran pencernaan.

Untuk obat cacingan caranya 2 jari akar pepaya, 3 butir bawang putih dan gula jawa masukkan kedalam panci dan rebus dengan 3 gelas air. Rebus sampai tersisa 1,5 gelas, lalu saring setelah dingin.

Apabila ternak digigit hewan berbisa, segera ikat aliran darahnya untuk mencegah penyebaran. Beri jamu dari akar pohon pepaya yang dicuci lalu ditumbuk sampai halus. Tambahkan air hingga menjadi bubur. Balutkan pada bekas luka gigitan hewan berbisa.

c. Biji Pepaya

Biji dari buah pepaya juga dapat dijadikan sebagai obat penyakit cacingan. Caranya ambil 2 biji buah pepaya dan 1 sendok madu. Cuci bersih biji dan tumbuk sampai halus, lalu seduh dengan air panas. Tambahkan 1 sendok madu, minumkan hangat-hangat pada ternak.

Cara Beternak Tradisional dengan biji pepaya

pixabay.com

d. Buah Pepaya

Buah pepaya banyak mengandung vitamin A yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan syaraf mata, demikian juga untuk ternak yang membutuhkan penglihatan yang baik. Selain itu, buah pepaya juga dipakai sebagai obat sembelit dan obat tidak nafsu makan.

Cara Beternak Tradisional menggunakan buah pepaya

pixabay.com

Sembelit adalah gangguan pencernaan berupa kesulitan buang air besar. Ternak akan merasa gelisah, perutnya membesar, dan berteriak-teriak terus. Bahan-bahan yang diperlukan yaitu 1 buah pepaya dan garam.

Cara pembuatannya, kupas buah pepaya yang masak, cuci bersih dengan air matang lalu tambahkan garam, potong kecil-kecil buah pepaya. Berikan pada ternak sampai ternak dapat buang air besar.

e. Getah Pohon Atau Getah Pepaya Yang Masih Muda

Getah dari pohon pepaya atau dari buah pepaya muda bisa menolong ternak apabila ternak mengalami luka baik luka terkena benda tajam atau terkena luka bakar. Niscaya akan mencegah timbulnya luka melepuh dan menghilangkan rasa sakit.

2. Cara Beternak Tradisional Dengan Paria

Buah paria atau pare termasuk tanaman berbiji dan terbagi menjdi 3 macam, yaitu paria ayam yang agak pahit, paria belut yang tidak pahit dan ukurannya agak besar, serta paria hijau yang pahit, namun daunnya banyak digunakan untuk obat penurun demam.

Cara Beternak Tradisional dengan paria pare

pixabay.com

Baik buah ataupun daun paria dapat dijadikan makanan tambahan bagi ternak, walaupun tidak menjadi makanan pokok. Jamu atau obat tradisional bagi ternak dari tanaman paria ini tidak begitu banyak.

Tanaman dan buah paria digunakan untuk pencegahan terhadap penyakit gangguan saluran pencernaan dan gangguan kurang nafsu makan pada ternak.

3. Cara Beternak Tradisional Dengan Kangkung

Ada 2 jenis kangkung, yaitu kangkung darat dan kangkung air. Bagi ternak, kangkung bermanfaat sebagai jamu atau obat tradisional untuk obat penenang syaraf dan obat sembelit, namun tidak boleh terlalu banyak diberikan pada ternak.

Cara Beternak Tradisional dengan kangkung

pixabay.com

Hal itu dikarenakan kangkung mengandung alkaloid yang bisa menyebabkan keracunan jika diberiakn terlalu banyak. Pada ternak yang kesulitan buang besar, berikan kangkung segar agar ternak tidak gelisah dan dapat beraktifitas kembali seperti semula.

4. Tanaman Yang Berbahaya Bagi Ternak

Setelah mempelajari tanaman yang bermanfaat sebagi obat tradisional ternak, kita juga perlu tahu beberapa tanaman yang berbahaya bagi ternak agar kita tahu cara beternak tradisional juga ada yang harus dihindari.

Beberapa tanaman ini berbahaya karena mengandung racun sehingga dapat menyebabkan ternak beracun. Kita harus menghindari jangan sampai ternak memakan tanamn yang berbahaya ini.

Jika ternak digembalakan sebaiknya ternak dibawa menjauh jika menemukan jenis tanaman beracun. Lain jika ternak dikandangkan, peternak akan lebih mudah melakukan pengawasan memberi pakan.

Cara Beternak Tradisional yang berbahaya

pixabay.com

Jenis-jenis tanamn beracun yang dapat membahayakan ternak yaitu : bayam merah, jagung, jarak, gambas, kangkung rabi, pakis haji, singkong, bunga merak, kumis kucing, orang aring, paku liar, meniran, selasih, kecrekan, pandan, rengas, talas/lumbu, dan tembelekan.

tanaman berbahaya dalam Cara Beternak Tradisional

pixabay.com

Add Comment